welcomeeee!!!

mari saling berbagi. . . . .


Tampilkan postingan dengan label Tuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tuhan. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Agustus 2011

UNTUNGNYA AKU PUNYA TUHAN

bismillahirrahmanirrahim. . .

dalam balutan fajar nan sejuk namun menusuk

terbesit sebuah doa

meminta dan terus meminta

tanpa sadar adakah pantas jiwa busuk meminta

tanpa sadar akan apa yang telah diperbuatnya

selalu begitu


manusia, makhluk paling pandai mencuri kesempatan


saat pintu rahmat terbuka

seolah dengan rakusnya mengaum mengharap ridlo-NYA


bagai tak punya muka

dengan pe-de-nya

merengek memohon ampun

dengan muka innocent memelas

meminta leburnya dosa


aku, aku manusia

itulah yang kulakukan

bagai rahi gedeg

menghadap Tuhan

memohon amnesti


beruntungnya, Tuhan maha pengampun

beruntungnya, Tuhan maha penyayang

beruntungnya, Tuhan maha pengasih

beruntungnya, aku punya Tuhan



shubuh, 1 Ramadhan 1432 H
dalam gersangnya hati.

Minggu, 24 Juli 2011

TUHAN, AKU, DAN DIA

bismillahirrohmanirrohim. . . .

semoga menjadi awal yang baik.

mudah-mudahan dengan menulis saya bisa sedikit me-refresh pikiran saya.  akhir-akhir ini  pikiran saya agak sedikit terganggu karena urusan hablun minan nas. yaah begitulah, ternyata urusan dengan sesama manusia lebih kompleks dari pada urusan dengan tuhan.

katakanlah pada suatu hari saya lupa tidak mengerjakan sholat, atau mungkin lupa kalau hari ini harus puasa. dengan qodlo dan sedikit basa-basi kepada tuhan dan embel-embel minta ampunan dan taubat, urusan selesai. gampang kan? masalah mau masuk surga atau neraka nantinya, yaaa belakangan laah. . . .  tapi bisa dibayangkan ketika melakukan kesalahan terhadap orang lain, menyinggung perasaannya misalkan, bisa dipastikan hidup akan bagai dikejar harimau dan serasa ada teror yang membayangi. sungguh rasanya tak tenang. ingin melarikan diri?? tak bisa. seolah yang bersangkutan selalu punya DENSUS 88 yang siap mengintai gerak-gerik saya setiap waktu.

yaaah. . . nyatanya berurusan dengan manusia memang lebih menjengkelkan. nyatanya juga, saya lebih takut berurusan dengan manusia dari pada dengan Tuhan. Astaghfirullah. . . . .

jika sudah seperti ini, adakah Tuhan berkenan memaafkan saya yang telah menjadikanNYA nomor dua setelah makhluk BUSUKK itu?? semoga... karena Tuhan maha pengampun dan penyayang. . . . .

dan kau . .!! adakah kau bersikap sombong dan takabbur dengan menyimpan rasa welasmu???